KULIAH UMUM FIPK, IAKN TARUTUNG
STRATEGI PERGURUAN TINGGI DAN STAKEHOLDER DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING LULUSAN
Resume Kuliah Umum, FIPK ( Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen),Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, 07 Desember 2021 Kuliah Umum di awali dengan Ibadah singkat yang di bawakan Oleh Ibu Darmayanti Br. Hombing, M. Pd. K. Adapun tema ibadah yang dibawakan oleh Ibu Darmayanti Br .Hombing M. Pd. K yaitu Hidup Dalam rencana Tuhan, dengan poin point besarnya yaitu, , 1. Hidup sebagai Teladan, 2.Hidup yang Bertumbuh dalam situasi, 3. Hidup yang berbuat baik.
Setelah selesai ibadah , Kuliah umum di buka dengan kata sambutan dari Ibu DEKAN. Dr. Dame Taruli Simamora, M. Pd. K
Kemudian, Acara Kuliah dilanjutkan Dengan Sajian Kuliah umum yang dibawakan oleh Bapak Dr. Jonius Taripar Hutabarat ,M. Si
Dengan Membawakan Tema kuliah
Ruang Dan Stategi Dalam Penyampaian Aspirasi Perguruan Tinggi Guna Meningkatkan Serapan Lulusan
Sebelum masuk materi Bapak Jonius Taripar Hutabarat, M. Si, menjelaskan :
Pengertian DPRD
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang selanjutnya disingkat dengan DPRD adalah lembaga perwakilan rakyat daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara Negara di Provinsi/Kabupaten/Kota di Indonesia. DPRD merupakan bagian dari wakil rakyat yang menempati daerah tingkat dan juga tingkat II, yaitu Provinsi, kotamadya dan juga kabupaten Sebagai salah satu lembaga Negara yang memiliki kedudukan tinggi. Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah menggantikan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 menjelaskan bahwa DPRD merupakan lembaga perwakilan rakyat daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah. Kemudian Bapak AKBP Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, M.Si menjelaskan apa itu
Kewajiban DPRD
Kewajiban anggota DPRD diantaranya yaitu menyerap menghimpun, menampung, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Kewajiban ini secara spesifik diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD bahwa anggota DPRD kabupaten diantaranya mempunyai kewajiban menyerap dan menghimpun aspirasi konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala, menampung dan menindaklanjuti aspirasi dan pengaduan masyarakat, dan memberikan pertanggungjawaban secara moral dan politis kepada konstituen di daerah pemilihannya.
Tugas DPRD
DPRD juga disebut sebagai lembaga legislatif. DPRD memiliki tugas dalam membahas, menyetujui, membentuk peraturan daerah, memberi persetujuan pemindah tanganan asset daerah, melaksanakan pengoperasian dan penyerapan anggaran daerah, menyerap, menghimpun dah menindaklanjuti aspirasi masyarakat,melaksanakan tugas dan wewenang lain yang diatu dalam undang-undang.
Fungsi DPRD
Fungsi DPRD dibagi menjadi tiga (3) antara lain :
fungsi legislasi,
Fungsi legislasi merupakan fungsi dari DPRD yang dicerminkan dari status DPRD sebagai lembaga legislatif daerah, seperti provinsi, kotamadya dan juga kabupaten. Yang dimaksud fungsi legislasi ini adalah fungsi DPRD dalam membentuk peraturan daerah, yang sudah menjadi tugas dan kewenangan dari DPRD
fungsi anggaran
Fungsi anggaran sesuaid engan namanya, fungsianggaran meliputi pembahasan mengenai aggaran belanja dan juga pendapatan daerah. Hal ini dilaksakan untuk membahas dan juga memberikan persetujuan terhadap rancangan dari APBD yang diajukan oleh pemerintah daerah.
Fungsi pengawasan.
Fungsi pengawasan merupakan sebagai pengawas dan juga pemantau setiap pelaksanaan peraturan daerah yang sudah disepakati bersama dengan pimpinan daerah, serta mengawasi penggunaan anggaran yang sudah disahkan sebelumnya dalam APBD.
Pengertian Perguan Tinggi
Perguruan Tinggi adalah satuan penyelenggara pendidikan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis dan profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan menciptakan ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian. Perguruah tinggi juga merupakan wadah/tempat/wahana yang diharapkan mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan memberi sumbangan. kepada pembangunan.
TANTANGAN DALAM UPAYA PENINGKATAN SARAPAN LULUSAN t
•Tantangan dunia saat ini adalah Volatility,U ncertainity. Complexity, Ambiguity (VUCA).
•Istilah ini muncul dalam teori Kepemimpinan Warren Bennis dan Burt Nanus pada 1987, yang kemudian digunakan dalam pelatihan kepemimpinan militer di US Army War College untuk menggambarkan situasi politik keamanan yaitu; berubah copat di era 1990 an, dari keruntuhan Soviet hingga Perang Teluk.
• Sejak itu, VUCA juga digunakan dalam pelatihan kepemimpinan bisnis sebapai salah satu keterampilan yang harus dikesan dalam perencanaan strategis. Sekitang. skolah -sekolah Bisnis Menawarkan serblikasi VUCA
Strategi yang dapat dilakukan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung untuk meningkatkan serapan lulusan adalah
1 Mengembangkan kurikulum pendidikan dasar yang dapat memberikan kemampuan dasar secara terata yang disertai dengan penguatan muatan tokat;
2.Mengintegrasikan keterampilan generik dalam kurikulum yang memberikan kemampuan adaptif kepada peserta didik yang meliputi empat kelompok keterampilan, yaitu: pengelolaan diri, komunikasi, kepemimpinan (leadership), serta melakukan inovasi dan perubahan;
3.Mengembangkan program studi, jurusan dan fakultas di perguruan tinggi yang didasarkan atas studi kelayakan
4.Meningkatkan relevansi pendidikan tinggi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, 5.Pengembangan dan peningkatan kapasitas dosen dat, ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan pin menunjang kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik mahasiswa IAKN Tarutung.
6.Mahasiswa juga harus memiliki kemampuan Identification Solving, Problem Solving, dan Strategic Broker.
7.Sehingga sasaran kedepar, mahasiswa (AKA Tarutung mampu bersaing dalam penguasaan pengetahuan memiliki kemampuan inovasi, kapasitas dan semangat belajar, ketanggapan, adaptabilitas fleksibilitasy kecepatan bertindak.
setelah berjalannya waktu, karna bapak Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, M. Si sudah menerangkan Materi sajian Kuliah umum dan selesai memeparkan materi kemudian di ikuti dengan , Tanya jawab kepada Narasumber untuk memperdalam materi. Setelah kegiatan tannya jawab selesai kemudian karna waktu sudah menunjukkan waktu untuk makan siang maka kegiatan Kuliah umum di hentikan sejenak untuk makan siang
Kemudian Setelah selesai waktu makan siang, adanya kegiatan hiburan yang di isi oleh Prodi Musik Gereja , selang berjalannya waktu Narasumber kedua mengambil Tempat untuk menyampaikan materi Kuliah Umum dengan judul KOMPETENSI DAN SOFTSKILL TENAGA PENDIDIK, KEPENDIDIKAN DAN PENYULUHAN AGAMA UNTUK MENGHADAPI DUNIA KERJA .
Yang di bawakan oleh ibu RR Sasmaya Hati, S. Psi. M. Psi, Psikolog, yang paling menarik dari Fasilitator dari boidata Narasumber ke 2 ini adalah Motto Narasumber :Be Your Self!,
Lanjut saja, ada beberapa kompetensi yang dimiliki oleh seorang guru
1. Kompetensi Pedagogik
Kemampuan/ketrampilan guru mengelola suatu proses pembelajaran Aspeknya :
•Karakter peserta didik
• Teori belajar dan prinsip pembelajaran
•Pengembangan kurikulum
•Pembelajaran yang mendidik
•Pengembangan potensi peserta didik
•Cara komunikasi
•Penilaian Dan evaluasi Belajar
2. Kompetensi Kepribadian
Berkaitan dengan karakter personal (teladan dan attitude yg bagus). Supel,Sabar,Disiplin,Jujur,Rendah hati,Santun, empati, Ikhlas,Berwibawa, bertindak sesuai norma sosial dan hukum.
3. Kompetensi Profesional
Kemampuan/ketrampilan yg wajib dimiliki supaya tugas-tugas bisa selesai dg baik.
•Menguasai materi pelajaran
•Menguasai standar kompetensi pelajaran dan tujuan pembelajaran
•Mampu mengembangkan materi dg kreatif
•mampu bertindak reflektif
•Mampu memanfaatkan Teknologi Informasi
4. Kompetensi Sosial
Berkaitan dengan ketrampilan komunikasi, bersikap dan berinteraksi secara umum, baik dengan peserta didik. sesama guru. tenaga kependidikan, orangtua siswa, hingga masyarakat.
Kompetensi untuk penyuluh agama
1 Kompetensi Manajerial
Inovasi, Berpikir analisis, konseptual, Pengendalian diri ,komitmen terhadap organisas i,Kerjasama, Mengembangkan orang lain,Berorientasi pada pelayanan, Membangun hubungan kemitraan,mencarian informasi,Pengambilan keputusan dan ,penyelesaian masalah berorientasi pada kualitas
Kompetensi untuk penyuluh agama
2.Kompetensi Teknis
Komunikasi,komplikasi komputer,presentasi
3.Kompetensi Sosial Kultural
Memahami budaya dan tipe masyarakat yang akan diberikan penyuluhan.
Demikian Resume materi Kuliah umum FIPK Institut Agama Kristen Negeri Tarutung yang saya ikuti , pertama tama saya minta maaf jika ada salah penulisan nama dan tempat, dan tulisan ini jauh dari kata sempurna, bahkan bayak kekurangan jika dilihat dari penggunaan kata dan tutur kalimat yang belum baik, Penulis ucapkan terimakasih
Komentar
Posting Komentar